MALALAIPOS.ID - Update Berita Terbaru dan Terpercaya

Kebanggaan Kota Sungai Penuh, Dr. Toni Indrayadi Raih Gelar Profesor Bidang Bahasa Inggris

By admin@malalaipos.id | 17 September 2026

MALALAIPOS, ​SUNGAI PENUH — Perjalanan panjang akademisi asal Kota Sungai Penuh, Dr. Toni Indrayadi, M.Pd., di dunia pendidikan tinggi resmi memasuki babak baru. Putra daerah asal Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, ini kini resmi menyandang jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Bahasa Inggris di IAIN Kerinci.

​Kepastian ini didapat setelah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia menerbitkan Surat Keputusan (SK) Guru Besar atas nama Toni Indrayadi pada 7 September 2026. Capaian gemilang ini tidak hanya menjadi tonggak penting bagi karier akademiknya, tetapi juga mengharumkan nama daerah asalnya.

​Perjalanan Akademik dari Sungai Liuk ke Puncak Karier

​Lahir di Desa Seberang (Sungai Liuk), Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, pada 1 Maret 1977, Toni dikenal sebagai sosok yang konsisten mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan.

​Sebelum meraih gelar profesor, ia menempuh pendidikan doktoral (S3) di Fakultas Pendidikan Universitas Jambi (Unja). Jenjang pendidikan tinggi tersebut menjadi fondasi kuat dalam memperluas kapasitas keilmuannya, yang kemudian ia abdikan sepenuhnya di lingkungan perguruan tinggi IAIN Kerinci.

​Aktif dalam Organisasi dan Kemasyarakatan

​Tidak hanya bersinar di ruang-ruang kuliah dan penelitian, Dr. Toni juga memiliki rekam jejak kepemimpinan yang aktif di tengah masyarakat. Tercatat, ia pernah mengemban amanah sebagai:

​Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sungai Penuh.

​Ketua DPC Pancasila Kota Sungai Penuh.

​Kombinasi antara kepiawaian akademik dan pengalaman organisasi yang matang ini memberikan warna tersendiri dalam perjalanan profesionalnya, menjadikannya sosok akademisi yang dekat dengan dinamika sosial masyarakat.

​Inspirasi bagi Dunia Pendidikan Daerah

​Pencapaian ini membawa makna dan tanggung jawab moral yang besar. Selain memperluas ruang kontribusinya dalam pengembangan ilmu Bahasa Inggris, penelitian, serta pengabdian masyarakat, keberhasilan Dr. Toni membuktikan bahwa akademisi dari daerah mampu menembus jenjang prestasi tertinggi melalui kerja keras dan dedikasi.

​Kini, dengan terbitnya SK guru besar tersebut, deretan prestasi putra terbaik Kota Sungai Penuh ini semakin bertambah, sekaligus membuka lembaran baru dalam memajukan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. (Tim)