MALALAIPOS.ID - Update Berita Terbaru dan Terpercaya

SMA Negeri 4 Kerinci Gelar Karya HUT ke-40, Angkat Semangat “Merdeka Berkarya, Budaya Terjaga”

By admin@malalaipos.id | 10 September 2026

MALALAIPOS, KERINCI, JAMBI — SMA Negeri 4 Kerinci menggelar Gelar Karya pada 9–10 September 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40. Mengusung semangat “Merdeka Berkarya, Budaya Terjaga”, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan terhadap adat dan budaya Kerinci.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMA Negeri 4 Kerinci, Neli Afrilia, S.Si., M.Pd., Gelar Karya diisi dengan berbagai kegiatan dan perlombaan, di antaranya vokal solo, kreasi Balahak, stan, hingga makanan tradisional.

Berbagai kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan dan kompetisi. Lebih jauh, Gelar Karya menjadi ruang pendidikan bagi siswa untuk mengenal, mengembangkan, sekaligus memperkenalkan kembali kekayaan budaya dan kuliner tradisional daerah.

Kreasi Balahak dan makanan tradisional menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana warisan budaya diperkenalkan melalui lingkungan sekolah. Sementara lomba vokal solo dan kegiatan kreatif lainnya memberikan ruang kepada siswa untuk membangun keberanian, kepercayaan diri, kreativitas, serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Semangat tersebut menjadi semakin penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya pengaruh budaya global. Generasi muda tidak hanya dituntut mampu mengikuti perubahan zaman, tetapi juga harus memiliki identitas dan karakter yang kuat.

Merdeka berkarya bukan berarti kehilangan akar budaya. Sebaliknya, kreativitas generasi muda dapat menjadi sarana untuk menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya daerah.

Peringatan HUT ke-40 juga menjadi momentum refleksi perjalanan panjang SMA Negeri 4 Kerinci selama empat dekade dalam menjalankan peran di dunia pendidikan. Usia 40 tahun menjadi bagian penting dari perjalanan sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan serta budaya daerah.

Di tengah tuntutan perkembangan zaman, generasi muda Kerinci diharapkan mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa kehilangan jati diri. Adat, tradisi, dan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur tetap memiliki tempat penting dalam pembentukan karakter generasi penerus.

Karena itu, Gelar Karya SMA Negeri 4 Kerinci tidak berhenti sebagai rangkaian perayaan HUT. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara kreativitas, prestasi, pendidikan karakter, dan pelestarian budaya.

Memasuki usia 40 tahun, SMA Negeri 4 Kerinci menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga tentang membentuk generasi yang berani berkarya, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan tetap memiliki akar budaya yang kuat. (Adv)