Rusak Parah, Jalan Kecamatan Depati Tujuh Butuh Perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci

Admin 2 Oktober 2025 3 menit baca
Bagikan:
Rusak Parah, Jalan Kecamatan Depati Tujuh Butuh Perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci

MALALAIPOS, KERINCI-  Jalan milik Pemerintah Kabupaten Kerinci kecamatan Depati Tujuh di beberapa titik mengalami rusak parah.

Besarnya lubang di ruas jalan ditambah bebatuan runcing serta genangan air seakan menjadi keluhan tersendiri bagi warga dan pengguna jalan yang melewati jalan tersebut

Hal ini seperti disampaikan lansung oleh Hendri Wijaya salah satu warga setempat ke awak media pada Kamis, (2/10/25), dirinya berharap perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk melakukan perbaikan jalan di kecamatan Depati tujuh yang selama ini diketahui mengalami rusak parah dan meresahkan ini.

"Ya, Jalan ini merupakan jalan akses utama bagi masyarakat Kecamatan Depati tujuh dan sekitarnya, kami berharap perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kerinci menyikapi permasalahan yang selama ini menjadi keluhan Masyarakat Depati Tujuh dan pengguna jalan ini," ujar Hendri.

Lebih lanjut, dirinya juga mempertanyakan fungsi DPRD Dapil Tiga dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, apalagi unsur pimpinan di DPRD Kabupaten Kerinci sekarang diketahui banyak di isi oleh Perwakilan dari Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci.

"Harapan kami kepada DPRD perwakilan Dapil Tiga yang mayoritas dari Kecamatan Depati Tujuh minta perhatiannya lagi dalam memperjuangkan jalan kita ini, sudah lama rusak parah seperti ini, Kalau di biarkan lagi akan sangat berbahaya bagi pengendara karena jalan ini selain becek dan berlubang juga di penuhi Batu yang tajam yang jika kecelakaan maka bisa sangat fatal akibat bagi pengendara nantinya," ungkapnya.

Terpisah, menindaklanjuti hal ini awak media mencoba mengkonfirmasi Surmila unsur pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci yang juga merupakan Dewan dari kecamatan Depati Tujuh, ketika dikonfirmasi dirinya menjawab bahwa sebelum ini Dewan dapil tiga sudah memfasilitasi masyarakat dalam membahas masalah ini, dirinya juga menyebutkan bahwa ruas jalan yang rusak ini selain jalan, harus juga dibangun saluran drainase terlebih dahulu.

" Karena jalan yg rusak parah ada di desa baru kubang dan desa lubuk suli. Dewan dapil 3 sudah memfasilitasi masyarakat 2 desa tsb di kantor camat di awal juli untuk membahas ttg permasalahan jalan tersebut. Yg menjadi permasalah utama adalah saluran drainase, Kalau hanya jalan yg di bangun pasti akan cepat rusak, karena air pasti tetap tergenang di jalan," sebut surmila.

"Dewan dapil 3 meminta agar masyarakat mendukung dalam pembangunan saluran drainase dan jalan tersebut secara tertulis, namun hanya 1 desa yg telah kami terima pernyataan persetujuannya," ujar surmila.

Kemudian disisi lain saat dikonfirmasi melalui kadis PUPR kabupaten Kerinci, Maya Novefri Handayani menyampaikan bahwa rencana pembangunan jalan Depati Tujuh akan dibangun di tahun anggaran 2026 nanti.

"Untuk tahun ini tidak ada penganggaran jalan Depati tujuh, anggaran kita luar biasa dipangkas karena efisiensi, tapi akan Kita upayakan dibangun tahun 2026 nanti, karena sekarang telah masuk tahapan pembahasan anggaran 2026,” tutupnya.

Post Views: 211

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar