MALALAI POS, SUNGAI PENUH- Dugaan proyek “siluman” mencuat di SMK Negeri 1 Sungai Penuh. Pekerjaan rehabilitasi atap dan plafon di sekolah tersebut menuai sorotan tajam dari masyarakat. Proyek itu tidak memiliki papan merek kegiatan, sehingga publik mempertanyakan asal-usul dana, nilai anggaran, dan pihak pelaksananya. Selasa 21/10/2025.
Pantauan di lapangan menunjukkan, atap sekolah tampak bergelombang dan tidak rapi di sejumlah titik. Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa pengawasan teknis yang memadai. Selain itu, ketiadaan papan nama proyek memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa kegiatan ini kurang transparan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek rehabilitasi tersebut bersumber dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Namun hingga kini papan proyek belum terpasang, sehingga masyarakat tidak mengetahui secara jelas nilai kontrak, masa pelaksanaan, maupun konsultan pengawasnya.
Menurut informasi yang diperoleh di lapangan, proyek ini diduga dikerjakan oleh CV Gemilang. Namun kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan, karena pihak pelaksana maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi.
Seorang warga sekitar menyayangkan kondisi proyek yang terkesan dikerjakan asal jadi.
“Kalau dilihat hasilnya memang tidak rapi. Apalagi tidak ada papan merek, kita tidak tahu siapa pelaksana dan berapa anggarannya,” ujarnya.
Proyek yang bersentuhan langsung dengan dunia pendidikan seharusnya menjadi contoh transparansi dan akuntabilitas publik. Namun kondisi di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar terhadap mutu serta tanggung jawab pihak pelaksana.
Hingga berita ini diterbitkan, CV Gemilang maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jambi belum memberikan tanggapan resmi terkait persoalan ini.
( Tim)