MALALAIPOS, SUNGAI PENUH – Dalam komitmen proaktif melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit zoonosis, Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh telah menyelenggarakan Kegiatan Vaksinasi Rabies Massal pada hari Jumat, 12 September 2025.
Kegiatan penting ini dilaksanakan oleh Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) dan difokuskan di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal.
Upaya Strategis Cegah Penularan Rabies
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan utama untuk mencegah menularnya Penyakit Rabies di wilayah Kota Sungai Penuh dan menjamin keamanan warga.
"Rabies adalah penyakit yang mematikan dan penanganannya harus dilakukan secara komprehensif. Vaksinasi massal ini adalah langkah strategis kami untuk memutus mata rantai penyebaran virus dan mewujudkan cita-cita Kota Sungai Penuh bebas rabies," ujarnya.
Tim vaksinator dari dinas turun langsung ke lapangan untuk memberikan vaksinasi gratis kepada Hewan Penular Rabies (HPR) milik warga. Jenis hewan yang menjadi target utama vaksinasi meliputi:
Anjing
Kucing
Kera
Dengan memberikan perlindungan kepada hewan peliharaan dan liar di wilayah tersebut, diharapkan kekebalan kelompok (herd immunity) terhadap virus rabies dapat terbentuk, sehingga risiko penularan dari hewan ke manusia dapat diminimalisir secara signifikan.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sungai Ning, yang secara antusias membawa hewan peliharaan mereka untuk divaksinasi. Dinas Peternakan dan Perikanan mengimbau agar kesadaran akan pentingnya vaksinasi hewan terus ditingkatkan sebagai bentuk tanggung jawab pemilik dan partisipasi aktif dalam menjaga kesehatan publik. (Adv)