MALALAIPOS, SUNGAI PENUH – Kincay Plaza diharapkan tidak hanya sekadar menjadi pusat perbelanjaan konvensional, tetapi juga bertransformasi menjadi wadah kreativitas bagi masyarakat luas. Harapan ini disampaikan oleh Sa’diyah di sela-sela penyelenggaraan event tahunan yang berlangsung meriah di lokasi tersebut.
Menurut Sa’diyah, gedung pusat perbelanjaan seperti Kincay Plaza memiliki nilai strategis yang bisa dimanfaatkan lebih optimal. Ia menilai, sentuhan kegiatan seni dan budaya adalah kunci untuk menghidupkan kembali gairah pengunjung.
“Tempat seperti ini punya potensi besar untuk menjadi ruang berkumpulnya bakat-bakat muda. Selain membantu pedagang, kegiatan seni terbukti mampu menarik minat masyarakat dan menggerakkan perekonomian,” ujarnya kepada awak media.
Pada Penyelenggaraan event tahunan ini dipandang sebagai momentum penting untuk memulihkan eksistensi Kincay Plaza sebagai ikon aktivitas warga. Dengan hadirnya berbagai komunitas seni, diharapkan arus kunjungan masyarakat akan meningkat secara signifikan, yang secara langsung berdampak pada omzet para pedagang lokal.
Lebih lanjut, Sa’diyah menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan ruang publik bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid agar dampak positifnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Dengan terselenggaranya event tahunan ini, panitia berharap Kincay Plaza dapat kembali menjadi pusat aktivitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pedagang serta memperkuat sinergi antara pelaku seni, pemerintah, dan komunitas lokal,” imbuhnya menutup pembicaraan.
Melalui visi ini, Kincay Plaza diproyeksikan tidak hanya menjadi tempat transaksi jual-beli, tetapi juga menjadi jantung budaya dan pusat interaksi sosial yang dinamis bagi seluruh lapisan masyarakat. (tim)