MALALAIPOS, SUNGAI PENUH – Suasana duka menyelimuti keluarga Marjalis (45), warga Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang dikabarkan meninggal dunia akibat insiden tragis di wilayah SP1 Patlean, Kecamatan Maba Utara Halmahera Timur. Korban diduga kuat mengembuskan napas terakhir setelah tersengat arus listrik saat sedang berjualan dan melintasi sungai di area tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden ini dipicu oleh adanya kabel listrik milik PLN yang menjuntai hingga masuk ke dalam sungai yang dilewati warga. Hal ini memicu kemarahan pihak keluarga dan masyarakat setempat karena dinilai sebagai bentuk kelalaian fatal dalam pemeliharaan infrastruktur kelistrikan.
Saat ini, jenazah almarhum Marjalis sedang dalam perjalanan panjang menuju rumah duka di Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh. Mengingat lokasi kejadian yang sangat jauh dari kampung halaman, tentunya proses pemulangan jenazah membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada tanda-tanda itikad baik atau tanggung jawab dari pihak PLN Maba Utara Ranting Wasileo terkait insiden maupun bantuan biaya pemulangan jenazah.
Ketiadaan bantuan dari pihak terkait memaksa masyarakat sekitar dan kerabat melakukan aksi solidaritas dengan menggalang donasi. Dana yang terkumpul digunakan sepenuhnya untuk biaya operasional pemulangan jenazah agar almarhum bisa segera sampai di rumah duka dan dimakamkan dengan layak.
"Kami meminta pertanggungjawaban penuh dari PLN Maba Utara. Ini adalah kelalaian yang menyebabkan nyawa melayang. Kabel listrik masuk ke sungai itu sangat berbahaya, dan sekarang keluarga yang menanggung beban biayanya sendirian," ujar salah satu perwakilan warga.
Masyarakat dan keluarga korban mendesak pihak PLN Maba Utara Ranting Wasileo untuk segera Memberikan penjelasan resmi terkait keberadaan kabel arus listrik di aliran sungai.Menanggung biaya pemulangan dan santunan bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Serta melakukan perbaikan total pada jaringan listrik di lokasi kejadian agar tidak memakan korban jiwa tambahan.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak PLN Maba Utara untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut mengenai insiden maut tersebut. (Red)