MALALAI POS, Sungai Penuh- Seorang penumpang perempuan travel Safamarwa, P (Inisial), diturunkan sendirian di tepi jalan dalam kondisi hujan di kawasan Jembatan Rawang, Rabu (22/7/2026). P baru saja tiba dari Jakarta melalui Bandara Sultan Thaha Jambi dan melanjutkan perjalanan darat menggunakan travel Safamarwa menuju kampung halamannya di Sungai Tutung, Kerinci. Kejadian ini memicu kekecewaan keluarga yang menilai sopir travel tersebut bertindak tidak profesional dan mengabaikan keselamatan penumpang.
Kakak korban, Rifki Dermawan, S.Kom, pemilik salah satu LPK di Sungai Penuh, menceritakan bahwa adiknya dijadwalkan diantar terakhir karena mobil memutar terlebih dahulu ke Sulak. Karena itu, P menghubungi kakaknya dan meminta dijemput.
"Saya minta sopir menurunkan adik saya di Koto Lolo, di toko saya. Sopir tidak mau, alasannya tidak lewat situ. Kemudian kami sepakat adik saya turun di Hamparan Mart saja supaya bisa berteduh karena hujan. Itu pun sopir menolak," ujar Rifki.
Sesampainya di Jembatan Rawang, sopir justru hendak menurunkan P di jembatan tersebut, dengan alasan mengantar penumpang lain dan tidak melewati rute yang diminta.
"Saya sudah bilang jangan turunkan adik saya sendirian, tunggu saya datang menjemput. Tapi sopir tetap tidak mau, terus jalan, dan akhirnya menurunkan adik saya begitu saja di tepi jalan dalam kondisi hujan. Saya pun terpaksa hujan-hujanan menjemputnya," tambah Rifki.
Pihak keluarga menyayangkan perlakuan tersebut, mengingat P adalah penumpang yang membayar penuh, seorang perempuan, dan dalam kondisi lelah setelah perjalanan jauh.
"Ini sama-sama penumpang yang bayar. Perempuan pula, baru pulang jauh, malah diturunkan sendirian di tepi jalan saat hujan. Di mana tanggung jawab pelayanannya? " tegas Rifki.
Rifki berharap manajemen Safamarwa menindaklanjuti kejadian ini, memberikan klarifikasi, dan memastikan hal serupa tidak terulang kepada penumpang lain.
---
Narahubung / Pelapor:
Nama: Rifki Dermawan, S.Kom (kakak korban)
No. HP/WA: 081266235940..