GAWAT...Kades Baru Air Hangat "Hermanto" Melarikan Diri Setelah Keluar LHP Inspektorat Rp 919 Juta
MALALAIPOS,KERINCI- Kepala Desa Baru Air Hangat Kec: Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci "Hermanto" diduga melarikan diri dari desanya beberapa bulan yg lalu.
Hasil investigasi LSM GASAK dan Media ini bahwa "Kades Difinitif Hermanto sudah tidak pernah masuk kantor desa lagi lebih kurang setengah tahun.
Menurut keterangan salah satu warga desa baru air hangat yang namanya tidak mau disebutkan, bahwa Kades Hermanto sudah tidak pernah nampak lagi sementara rumah tempat tinggalnya tertutup terus.
Yaa," Hermanto sudah tak pernah nampak lagi di desa rumah terkunci dan di gembok,"ujar salah satu warga setempat.
Saat di konfirmasi ke inspektorat Kabupaten Kerinci pada Selasa (02/06/2026) Yosmadi Irbansus Pemda Kerinci mengatakan kepada awak media bahwa Desa Baru Air Hangat Kec Air Hangat Timur sudah kami kirimkan hasil LHP tahun 2023 dan 2024 yang berjumlah temuan Rp 919.000.000,- ( sembilan ratus sembilan belas juta rupiah) pada akhir Desember 2025 lalu, namun sampai sekarang tidak pernah melapor balik ke inspektorat kapan mau mengembalikan temuan tersebut, nampaknya kades Hermanto tidak ada etikat baik untuk mengembalikan temuan tersebut," terangnya.
Selain itu Yosmadi mengatakan bahwa tugas pokok Inspektorat adalah melakukan audit, mencatat apa yang di temukan di lapangan serta membuat LHP serta berkoordinasi dengan BPD, selanjutnya irbansus menambahkan bahwa setelah 60 hari tidak ada kejelasan dari kepala desa, kami tidak ada Kewenangan untuk memaksa, kalau kami ada wewenang sama dengan jaksa sudah kami tangkap semua kades,"Tegasnya.
Ditempat terpisah, Ketua BPD Baru Air Hangat Kusnadi, saat di konfirmasi awak media di ruang kerja nya kantor bupati kerinci pada Jumat (05/06/2026) mengatakan bahwa kami dari BPD sudah mengajukan surat ke Pemda (Bupati) untuk pemberhentian kades dan pengganti nya namun belum turun berkasnya,"Ujarnya.
"Ya betul kades sudah lama tidak masuk kantor lagi sampai sekarang rumahnya tergembok terus, serta tak tau di mana dia menetap sekarang,"ucap ketua BPD.
Ketua investigasi LSM GASAK Afrial mengatakan bahwa Hermanto Kades Baru Air Hangat sudah tidak ada etikat baik untuk mengembalikan temuan dari hasil LHP Inspektorat kabupaten kerinci berjumlah Rp 919 juta, sehingga melarikan diri dari desanya.
Untuk itu kami dari kontrol sosial meminta kepada bapak bupati kerinci Untuk menyerahkan kasus dugaan Korupsi Kades Hermanto ini ke pihak APH kepolisian agar secepatnya di tindak lanjuti, supaya diberi efek jera agar jangan ada lagi kades kades di kabupaten kerinci seperti Hermanto," tegas Afrial.
Masih Afrial, Kepala desa yang tidak menjalankan tugas sehari harinya dan telah lama tidak masuk kerja sebagaimana mana biasa nya atau melarikan diri setelah menerima LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) dari Inspektorat terkait temuan kerugian negara bernilai 919 juta rupiah. Selama 2 tahun (tahun 2023 dan 2024) ini sudah bisa di katakan berstatus sebagai buronan hukum. Ini terbukti Kades melarikan diri dari tanggung jawab pengembalian kerugian negara.
Kami dari LSM Gasak mendesak untuk Inspektorat dan Pemda Kerinci agar segera melaporkan pelarian tersebut dan menyerahkan bukti LHP ke Polres Kerinci atau Polda Jambi untuk diproses ke tahap penerbitan Daftar Pencarian Orang (DPO) dan penangkapan, "tegas Afrial. (Tim)