Pimpinan dan Anggota Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya, Dukung Pelestarian Adat dan Tradisi Daerah

[email protected] 2 Juli 2026 2 menit baca
Bagikan:
Pimpinan dan Anggota Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya, Dukung Pelestarian Adat dan Tradisi Daerah


MALALAIPOS,SUNGAI PENUH – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sungai Penuh menghadiri Malam Pergelaran Seni Budaya yang digelar di Luhah Rio Temenggung, Jumat (26/06).


Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam menyambut pelaksanaan Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh yang dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Juli 2026.


Malam Pergelaran Seni Budaya berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kesenian tradisional daerah, mulai dari pencak silat, tari Iyo-Iyo, tari Rangguk, tari Sekapur Sirih, hingga tari Asyek yang mencerminkan kekayaan seni dan adat istiadat masyarakat Sungai Penuh.


Kehadiran Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah serta upaya menjaga warisan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.


DPRD Kota Sungai Penuh mengapresiasi pelaksanaan kegiatan budaya ini sebagai wadah untuk memperkuat kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap nilai-nilai adat dan tradisi daerah.


Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan seni dan budaya lokal terus berkembang serta menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas dan karakter masyarakat Kota Sungai Penuh.


Selain menampilkan kesenian tradisional, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, DPRD, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, Ketua Piad Are Nur Angreini beserta para Anggota PIAD, unsur Forkopimda, Sekda, kepala OPD, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Tim)

Post Views: 73

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar