APH Diminta Usut Dugaan Pungli Panitia Muscab APDESI Kota Sungai Penuh

Admin 28 September 2025 2 menit baca
Bagikan:
APH Diminta Usut Dugaan Pungli Panitia Muscab APDESI Kota Sungai Penuh

MALALAIPOS, SUNGAIPENUH – Pungutan Liar yang diduga dilakukan oleh Panitia Muscab (DPC APDESI) Kota Sungai Penuh beberapa waktu lalu tuai sorotan di kalangan aktivis sungai Penuh Kerinci.

Pasalnya, beberapa kades yang mengaku tidak tau jelas apa kegunaan dari dana yang dipungut oleh panitia sebesar Rp 500.000, per Kades dalam kota Sungai penuh dengan total Rp.32.500.000, terus menjadi polemik, karena acara Muscab diketahui hanya berlangsung satu hari saja di ruang Aula Kantor Walikota Sungai Penuh dan diperkirakan tidak akan memakan biaya sebesar itu.

“Ya, kami minta Aparat Penegak Hukum untuk segera panggil dan Periksa Panitia Muscab APDESI yang terlibat dalam pungutan tersebut, usut segera dugaan pungli yang dilakukannya dalam Acara Muscab APDESI Kota Sungai Penuh beberapa hari yang lalu," ungkap Yoseprizal Aktivis Kota Sungai Penuh pada Minggu, (28/9/2025).

"Kami pernah berupaya mencoba konfirmasi dengan Panitia pada Senin Kemarin, soal kenapa panitia Muscab berani mematokkan iuran yang harus dibayar setiap kades, karena setahu kami kalau sudah dipatokkan ini sudah masuk ranah pungutan liar bukan sumbangan lagi, dan terus apa- apa saja kegunaan dari Pungutan dana tersebut, namun Panitia terkesan bungkam dan mengelak untuk dimintai keterangannya, ada apa sebenarnya ini" sebutnya.

"Kalau nanti dugaan pungli ini terbukti benar adanya, mohon Aparat Penegak Hukum kita tindak tegas oknum- oknum panitia ini sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku," pungkas Yosep. (Tim)

Post Views: 230

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar