​Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh Dorong Kualitas Lele Asap Lokal

Admin 14 November 2025 2 menit baca
Bagikan:
​Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Sungai Penuh Dorong Kualitas Lele Asap Lokal

MALALAIPOS, SUNGAIPENUH – Dalam upaya berkelanjutan untuk memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kota Sungai Penuh sukses menggelar kegiatan pembinaan terpadu bagi pelaku usaha pengolahan ikan lele asap.


​Kegiatan ini secara spesifik menyasar Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Salai Mandiri yang berlokasi di Desa Paling Serumpun, Kecamatan Hamparan Rawang, pada hari Selasa, 11 November 2025.


​Fokus Peningkatan Kualitas dan Daya Saing
​Pembinaan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan keterampilan teknis anggota Poklahsar, terutama dalam tiga aspek krusial:


​Teknik Pengolahan: Penyempurnaan metode pengasapan ikan lele (salai) untuk menghasilkan cita rasa dan tekstur yang lebih optimal.


​Higiene Produk: Penerapan standar kebersihan dan sanitasi yang ketat dalam proses produksi guna menjamin kualitas dan keamanan pangan.


​Strategi Pemasaran: Pembekalan pengetahuan tentang branding, pengemasan, dan perluasan jaringan pasar, termasuk potensi pemasaran digital.


​Kepala Disnakkan Kota Sungai Penuh dalam keterangannya menyampaikan bahwa produk "salai" lele asap merupakan potensi lokal yang memiliki daya jual tinggi.


​"Kami berharap, melalui pendampingan intensif ini, produk lele asap dari Poklahsar Salai Mandiri tidak hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga memenuhi standar higienis yang tinggi. Dengan demikian, produk lokal kita akan memiliki daya saing yang lebih kuat dan mampu menembus pasar yang lebih luas," ujarnya.


​Kegiatan ini menegaskan komitmen Disnakkan Kota Sungai Penuh untuk menjadikan UMKM perikanan sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi daerah yang mandiri dan berdaya saing. (Adv)

Post Views: 225

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar