MALALAIPOS.ID - Update Berita Terbaru dan Terpercaya

Wako Alfin Ikuti Penanaman Bawang Putih Serentak Secara Nasional

By admin@malalaipos.id | 20 Agustus 2026


MALALAIPOS, SUNGAIPENUH - Pemerintah bersama Kepolisian Republik Indonesia menggelar Penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi pada Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat swasembada bawang putih nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

​Untuk Provinsi Jambi, acara dipusatkan di kawasan perkebunan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, dan terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting dengan pusat acara di Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Acara tingkat nasional tersebut dipimpin oleh jajaran pemerintah pusat yang mewakili Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk Kapolri, Ketua Komisi IV DPR RI, dan para menteri terkait.

​Rangkaian Acara di Kayu Aro
​Sebelum mengikuti konferensi virtual nasional, rombongan di Kayu Aro melaksanakan beberapa kegiatan sosial dan simbolis:
​Penyerahan bantuan sosial (baksos) kepada masyarakat sekitar.
​Layanan kesehatan gratis bagi warga.

​Penanaman simbolis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris, didampingi oleh Danrem dan Kapolda Jambi. Hadir pula Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, Ketua DPRD, Dandim, Kapolres Kerinci, Kepala Kejaksaan Negeri, serta Manager PTPN IV Kayu Aro.

​Target dan Komitmen Daerah
​Potensi Wilayah: Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menyatakan dukungannya terhadap program ini dan menilai wilayah Kabupaten Kerinci serta Kabupaten Merangin memiliki potensi besar sebagai sentra produksi bawang putih guna meningkatkan kesejahteraan petani.
​Target Lahan: Kapolda Jambi, Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa Provinsi Jambi menargetkan penanaman bawang putih seluas 110 hektare yang tersebar di Kecamatan Kayu Aro (Kerinci) dan Kecamatan Jangkat (Merangin).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH menyampaikan dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya pengembangan komoditas bawang putih di Provinsi Jambi.

Menurut Alfin, wilayah Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin memiliki potensi besar untuk menjadi sentra produksi bawang putih sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Kapolda Jambi, Irjen. Pol. Krisno Halomoan Siregar, S.I.K., M.H

menegaskan komitmennya dalam mendukung penuh program ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas bawang putih.

Ia menyebutkan, Provinsi Jambi ditargetkan melakukan penanaman bawang putih seluas 110 hektare yang tersebar di dua wilayah, yakni Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, dan Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin.

"Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional sebagaimana menjadi salah satu program strategis pemerintah," ujarnya.

Di sisi lain, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Pemerintah Provinsi Jambi siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, pemerintah daerah akan mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari penyediaan lahan, bibit unggul, hingga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) guna memastikan keberhasilan pengembangan komoditas bawang putih di Jambi.

"Pemprov Jambi berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Kami akan menyiapkan lahan, bibit, serta alsintan agar target pengembangan bawang putih di Jambi dapat tercapai," kata Al Haris.

Program penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan impor, meningkatkan produksi dalam negeri, serta memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat. (Tim)