Bupati Monadi Dorong Transformasi Digital, Kerinci Jalani Assessment SPBE 2026

[email protected] 1 Mei 2026 3 menit baca
Bagikan:
Bupati Monadi Dorong Transformasi Digital, Kerinci Jalani Assessment SPBE 2026

MALALAI POS, KERINCI- Bupati Kerinci, Monadi, secara resmi membuka kegiatan Assessment Kesiapan Digital Pemerintah Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh tim dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, bertempat di Ruang Utama Kantor Bupati Kerinci, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Kerinci ini menjadi langkah strategis dalam menilai sekaligus memperkuat kesiapan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong transformasi digital melalui implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim asesmen yang dipimpin oleh Aris Kurniawan beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa asesmen ini merupakan momentum penting dalam mempercepat transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah.

“Digitalisasi saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan. Pemerintahan modern dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, transparan, efektif, dan akuntabel melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi,” ujar Monadi.

Ia menambahkan, transformasi digital tidak hanya sebatas menghadirkan aplikasi atau sistem elektronik, tetapi juga mencakup perubahan paradigma kerja birokrasi dari proses manual menuju digital, dari sistem yang terfragmentasi menjadi terintegrasi, serta dari pendekatan administratif ke pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Monadi mengungkapkan bahwa Indeks SPBE Kabupaten Kerinci tahun 2025 berada pada angka 2,35. Capaian tersebut menunjukkan masih terbuka ruang besar untuk peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan digital di daerah.

“Kehadiran tim asesmen hari ini sangat penting, tidak hanya untuk menilai sejauh mana kesiapan kita, tetapi juga memberikan rekomendasi konstruktif guna meningkatkan indeks SPBE Kabupaten Kerinci ke depan,” katanya.

Sementara itu, Aris Kurniawan menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendorong digitalisasi pemerintahan. Menurutnya, keikutsertaan dalam asesmen ini mencerminkan keseriusan daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola berbasis teknologi.

“Kami berharap melalui asesmen ini dapat memberikan pendampingan serta rekomendasi strategis agar implementasi SPBE di Kerinci semakin kuat dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa transformasi digital di daerah membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur digital, serta integrasi sistem layanan pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Monadi berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi eksisting, tantangan yang dihadapi, serta langkah strategis dalam mempercepat transformasi digital.

Ia juga mengimbau seluruh perangkat daerah untuk aktif dan terbuka dalam menyampaikan kondisi kesiapan digital di masing-masing unit kerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas SDM sebagai kunci keberhasilan digitalisasi.

“Kami berharap dukungan dan arahan dari tim asesmen Kementerian Komunikasi dan Digital RI agar implementasi SPBE di Kabupaten Kerinci dapat terus meningkat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan tenaga ahli, di antaranya Harya Damar Widiputra dari Fakultas Teknologi Informasi Perbanas Institute serta Binti Azizatun Nafi’ah, doktor Administrasi Publik dari Universitas Gadjah Mada.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, para staf ahli dan asisten, kepala perangkat daerah, serta jajaran terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.(Tim)

Post Views: 590

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar