Dari Sungai Liuk ke Kursi Profesor,Toni Indrayadi Raih Guru Besar Bahasa Inggris IAIN Kerinci

[email protected] 15 September 2026 3 menit baca
Bagikan:
Dari Sungai Liuk ke Kursi Profesor,Toni Indrayadi Raih Guru Besar Bahasa Inggris IAIN Kerinci

SUNGAI PENUH- Perjalanan panjang Dr Toni Indrayadi, M.Pd. di dunia pendidikan tinggi memasuki babak baru. Akademisi asal Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, itu kini menyandang jabatan guru besar bidang ilmu Bahasa Inggris di IAIN Kerinci.

Toni menerima Surat Keputusan (SK) guru besar dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia. Kementerian tersebut menerbitkan SK dengan tanggal 7 September 2026.

Capaian itu sekaligus menambah catatan penting dalam perjalanan Toni sebagai akademisi. Sebelum meraih jabatan guru besar, ia lebih dahulu menempuh pendidikan doktoral dan aktif dalam berbagai kegiatan organisasi di Kota Sungai Penuh.

Dari Sungai Liuk Menuju Jenjang Guru Besar

Toni lahir di Desa Seberang (Sungai Liuk), Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, 1 Maret 1977.

Sejak menekuni dunia pendidikan, ia terus mengembangkan kemampuan akademiknya. Perjalanan tersebut kemudian membawa Toni ke jenjang pendidikan doktoral di Fakultas Pendidikan Universitas Jambi (Unja).

Pendidikan S3 menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya. Setelah itu, Toni melanjutkan kiprah di lingkungan perguruan tinggi hingga mencapai jabatan guru besar.

Toni Indrayadi Raih Guru Besar Bahasa Inggris

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI menerbitkan SK guru besar Toni pada 7 September 2026.

Melalui SK tersebut, Toni kini menyandang jabatan akademik guru besar bidang ilmu Bahasa Inggris. Capaian ini sekaligus membuka ruang lebih besar bagi dirinya untuk mengembangkan keilmuan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, jabatan guru besar membawa tanggung jawab akademik yang semakin besar. Toni dapat terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Bahasa Inggris di lingkungan perguruan tinggi.

Pernah Memimpin KONI Kota Sungai Penuh

Selain aktif dalam dunia akademik, Toni juga memiliki pengalaman dalam organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sungai Penuh.

Pengalaman tersebut memberikan warna tersendiri dalam perjalanan profesional Toni. Ia juga pernah memimpin DPC Pancasila Kota Sungai Penuh.

Dengan demikian, perjalanan Toni tidak hanya berlangsung di ruang akademik. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan organisasi yang berkembang di tengah masyarakat Kota Sungai Penuh.

Pendidikan S3 Jadi Bagian Penting Perjalanan

Sebelum menyandang gelar profesor, Toni menempuh pendidikan S3 di Fakultas Pendidikan Universitas Jambi.

Tahapan pendidikan tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas akademiknya. Selanjutnya, Toni terus menekuni bidang ilmu Bahasa Inggris hingga mencapai jabatan guru besar.

Kini, capaian tersebut menambah daftar prestasi akademik putra Sungai Liuk tersebut. Ia membawa pengalaman pendidikan dan organisasi dalam perjalanan barunya sebagai guru besar.

Capaian Baru bagi Akademisi Sungai Penuh

Gelar guru besar membawa makna penting bagi Toni secara pribadi. Namun, pencapaian tersebut juga memberikan kebanggaan bagi daerah asalnya.

Toni tumbuh dari Sungai Liuk, Kecamatan Pesisir Bukit. Kemudian, ia menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral dan membangun karier akademik di IAIN Kerinci.

Karena itu, pencapaiannya dapat menjadi gambaran bahwa akademisi dari daerah juga mampu mencapai jenjang akademik tertinggi melalui proses pendidikan dan pengembangan keilmuan.

Perjalanan Toni Memasuki Babak Baru

SK yang terbit pada 7 September 2026 menjadi penanda babak baru dalam perjalanan Toni Indrayadi. Kini, ia memiliki tanggung jawab lebih besar untuk mengembangkan ilmu Bahasa Inggris dan berkontribusi bagi dunia pendidikan.

Di sisi lain, pengalaman Toni dalam organisasi juga menjadi bagian dari perjalanan panjangnya. Kombinasi pengalaman akademik dan organisasi tersebut menjadi modal penting untuk menjalankan peran sebagai guru besar.

Dengan capaian ini, nama Toni Indrayadi menambah deretan akademisi asal Kota Sungai Penuh yang menorehkan prestasi di tingkat pendidikan tinggi.(Tim)

Post Views: 75

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar